Cerita Seks ABG Masturbasi Pertamaku
Cerita Seks ABG Masturbasi Pertamaku
![]() |
| Cerita Seks ABG Masturbasi Pertamaku |
DominoQQ-Cerita Seks-Perkenalkan namaku Ayu (nama samaran) Tinggi badan sy 168 cm, putih mulus, rambut panjang sebahu, dan sejak duduk di bangku sekolah SMP orang-orang bilang sy mirip sekali dgn model cantik Diana Harun. Awalnya sy bangga dibilang begitu karena mirip model terkenal tetapi lama kelamaan sy menjadi segan.
Pernah
minggu lalu, mungkin karena saking miripnya dgn si Diana Harun, ada seorang
wartawan melihat sy sedang Jalan-jalan di Plaza Senayan dan ia langsung
mendekatiku sy dan menanyakan sesuatu tentang fashion. Sy awalnya
terheran-heran tetapi langsung sy bilang, “Salah orang, Mas!” hehehe..
Saya
suka sekali masturbasi. Sejak duduk dibangku sekola SMP sy sangat tinggi.
Tetapi sy bisa meredam gairah sex sy. Sy dibesarkan di lingkungan keluarga yg
taat beragama.onani- Awal masturbasi terjadi ketika sy sudah lulus SMP. Waktu
itu sy dan teman-teman (cowok cewek) sedang nongkrong di rumah teman setelah
seharian mengurus STTB.
Si Miko
datang dan membawa sebuah kaset video xxx dan langsung memutar film xxx itu di
rumah temanku. Kami bersama-sama menonton. Sy sendiri baru pertama kali
menonton film xxx dan ada perasaan jijik dan bergairah. Setelah selesai
menonton film xxx, kami pun pulang ke rumah. Karena sy membawa mobil sendiri,
sy mengantar Miko dan 3 orang teman ke halte bis terdekat.
Setiba
di rumah, sy memarkir mobil di garasi lalu sebelum keluar dari mobil perhatian
sy tertuju pada kaset video yg tergeletak di jok mobil belakang. Rupanya kaset
itu terjatuh dari tas Miko. Segera sy masukkan video itu ke tas sy lalu sy
langsung masuk kamar. Saat itu sudah jam 10 malam, kedua orang tuaku sudah
tidur.
Cerita hot
masturbasi, Sy bergegas mandi lalu mengganti baju. Setelah itu dgn deg-degan,
sy memutar film xxx itu di kamar sy karena kebetulan di kamar sy di lengkapi TV
dan video player sendiri. Dgn penuh minat, sy perhatikan adegan-adegan ngesex,
sy perhatikan bentuk kelamin pria dan wanita. Sy bisa lebih enjoy melihatnya
dibandingkan tadi sore waktu nonton di rumah temanku karena malu apabila
terlihat terlalu serius.
Ada
satu adegan di film itu dimana si wanita sedang rebahan di tempat tidur dlm
keadaan bugil. Si wanita memainkan jari-jarinya di selangkangan dan buah
dadanya sambil mengerang dgn penuh nikmat. Sy
menjadi penasaran utk mencobanya.Sy selipkan tangan kananku ke dlm CDku lalu
mengusap meqi. Sy tdk merasakan kenikmatan. Kemudian sy perhatikan si wanita
itu membuka bibir meqinya. Sy lalu mencoba membuka bibir meqiku dgn jari
telunjuk dan jari tengah lalu tangan kiriku mulai mengusap meqiku. Sontak
tubuhku langsung seperti disetrum.
Saya
merasakan sebuah kenikmat an yg luar biasa. Sy mencoba memainkan klitoris. Sy
elus, putar dan memilin-nilin. Oh nikmatnya luar biasa! Nafas sy mulai
mendesah-desah kenikmatan seperti si wanita itu. Akhirnya sy langsung melucuti
semua bajuku dan tidur bugil di tempat tidur. Kembali tangan kananku memainkan
klitoris sedangkan tangan kiriku meremas-remas buah dadaku yg saat itu
berukuran 34A. Rasanya seperti melayg di atas awan. Nikmatnya tiada tara.
Sy
mulai mempercepat gerakan jariku di klitoris, semakin cepat hingga akhirnya
tubuhku seperti kembali kesetrum listrik. Tubuhku mengejang. Ada rasa lega yg
tdk bisa sy lukiskan. Meqi dan selangkanganku basah dgn cairan. Sy merasakan si
wanita di film itu juga merasakan hal yg sama dgn sy. Si wanita itu menjilat
jarinya yg basah oleh cairan dari meqinya. Sy mencoba menjilat jariku, rasanya
sedikit asin. Setelah masturbasi pertama itu, sy tertidur dgn nyenyak. Sekitar
jam tiga pagi, sy terbangun dan kembali hasrat sex sy bangkit kembali dan sy
kembali bermasturbasi.
Sejak
itu, sy ketagihan bermasturbasi. Umumnya sy masturbasi hanya dgn tangan. Sy
mencoba memakai ketimun tetapi kurang bisa sy nikmati karena terasa aneh di
meqiku.
Pada
waktu sy kelas 1 SMA, ada sebuah long weekend karena ada hari libur nasional yg
jatuh pada hari Sabtu. Orang tua sy meminta sy utk menemani mereka ke Singapore
utk check up. Akhirnya berangkatlah kita bertiga ke Singapore. Kami menginap di
hotel Mandarin dan orang tua sy check up di Rumah Sakit Mount Elizabeth. Orang
tua sy perlu melakukan beberapa tes kesehatan yg bisa memakan waktu beberapa
jam.
Daripada
bosan menunggu di rumah sakit, sy minta ijin utk Jalan-jalan ke Orchard Road
dan nanti janjian ketemu di hotel. Di sepanjang Orchard Road, sy keluar masuk
toko-toko hingga sy menemui sebuah toko kecil yg menjual khusus
peralatan-peralatan utk seks. Sy baru pertama kali melihat toko itu dan dgn
terheran-heran sy masuk ke dlm toko itu.
Berbagai
macam kondom dijual dan dipajang di rak-rak. Buku-buku seputar sex bahkan dildo
juga dijual. Bentuknya bermacam-macam. Awalnya sy mau nekat membeli dildo yg
bercabang tetapi sy urungkan niat itu dan sy pilih dildo yg mirip k0ntol asli.
Sy
berjalan menuju kasir. Di sebelah sy ada seorang pria tinggi dan tegap dgn
potongan rambut cepak. Ia berkata kepadaku..
“Jangan
lupa beli pelumasnya karena nanti bisa lecet” seraya menunjuk ke botol yg
dipajang dirak.
ABG
masturbasi, Sambil tersenyum malu, sy menghampiri rak botol pelumas dan
mengambil satu.
“Kamu
orang Indonesia ya?” kata pria itu dlm bahasa inggris.
“Iya, kok tau?” sy membalas dgn bahasa inggris. -cerita lucah-
“Banyak orang Indonesia disini, sy bisa membedakannya. Nama sy Sanny Chen”
“Sy Tyra”
“Iya, kok tau?” sy membalas dgn bahasa inggris. -cerita lucah-
“Banyak orang Indonesia disini, sy bisa membedakannya. Nama sy Sanny Chen”
“Sy Tyra”
Sanny
membayar ke kasir satu kotak kondom lalu sy kemudian membayar dildo dan botol
pelumas. Usai membayar, Sanny memberikan kartu namanya padaku dan berkata.
“Kalau
anda perlu bantuan dlm menggunakan barang itu, sy siap membantu”
“Nanti sy pikirkan” kata sy sambil menerima kartu namanya. Setelah itu kami berpisah.
“Nanti sy pikirkan” kata sy sambil menerima kartu namanya. Setelah itu kami berpisah.
Dgn
tergesa-gesa sy berjalan kembali ke Hotel Mandarin. Setiba di kamar (sy tidur
di kamar sendiri), sy langsung membuka bungkusan dildo dan botol pelumas itu.
Kemudian sy melucuti seluruh bajuku dan bugil di tempat tidur membaca cara
pemakaian yg tertera di kotak dildo. Sy memperhatikan dgn seksama dildo itu.
Memang bentuknya sangat mirip dgn k0ntol asli. Bentuknya cukup besar sekitar 30
cm, diameter 4cm dan berwarna coklat muda. Sy berpikir apakah ini muat dlm meqi
sy? Mari kita coba!
Cerita
sex nyata, Sy merebahkan diri di tempat tidur lalu membuka lebar kakiku
kemudian dildo sy arahkan ke meqiku. Tak lupa sy oleskan jel pelumas di seluruh
dildo kemudian sy mulai masukkan dgn perlahan ke meqi. Awalnya agak seret
tetapi dgn sabar sy masukkan hingga mentok diujung meqi. Setelah itu sy mulai
tarik lagi keluar.
Sy
menikmati setiap senti dari dildo yg masuk dlm meqiku. Mataku terpejam
menikmati sensasi ini. Setelah dildonya keluar semua, kembali sy masukkan dan
kali ini lebih cepat. Akhirnya meqi sy sudah terbiasa dgn dildo itu sehingga sy
bisa mengocok dildo dgn cepat. Nafas sy memburu dgn cepat. Keringat sy mengucur
disekujur tubuhku. buah dadaku kuremas-remas sembari mengocok dildo di meqi.
Ada
sekitar sepuluh menit sy mengocokan dildo itu dlm meqiku hingga sy orgasme
pertama. Setelah itu sy membalikkan badan dlm posisi menungging dan memasukkan
dildo dari arah belakang. Sy melihat bayangan tubuhku di cermin yg digantung di
atas meja. Sy merasa sexy sekali. Mulutku terbuka lebar dan mataku setengah
terpejam menikmati dildo yg dimasukkan ke meqiku dari arah belakang.
Sy
merapatkan kedua belah kakiku hingga dildo itu rasanya bisa sy tekan dgn kuat
dgn otot selangkanganku. Buah dadaku yg bergelantungan tampak bergoyg-goyg
mengikuti irama gerakanku. Beberapa menit kemudian, kembali sy orgasme. Sy
langsung roboh ke kasur. Tubuhku basah oleh keringat. Cairan kenikmatanku
membasahi sedikit sprei tempat tidur. Sy beristirahat sejenak sementara dildo
itu masih di dlm meqiku.
Lalu sy
mendapat ide baru. Sy mengeluarkan dildo itu dari meqi lalu sy mengambil kursi.
Kursi itu mempunyai sandaran yg dibuat dari beberapa kayu yg tegak lurus dan
ada jarak dari antara satu kayu ke kayu lain. Sy selipkan dildo itu di antara
kayu itu. Karena ukuran dildo yg besar, maka dildo itu bisa diselipkan dan tdk
bergoyg sama sekali. Dildo itu mengacung membelakangi kursi. Sy lalu menggeser
kursi itu ke arah meja rias. Lalu sy menungging bertopang pada meja rias
sedangkan meqi kuarahkan pada dildo.
Sy
melihat posisiku yg cukup lucu karena sy berada dlm posisi nungging dan dildo
itu ditopang dlm sandaran kursi. Lalu mulai kembali sy perlahan mengerakkan
pantatku maju mundur. Dildo bisa masuk dgn baik dan kursinya sendiri tdk bisa
bergerak kemana-mana karena tertahan oleh tempat tidur. Sy mulai mempercepat
irama gerakanku. Gairah sex ku seperti tiada hentinya bergelora dlm diriku.
Sepertinya dildo ini bisa memahami keinginan sex ku yg tinggi.
Berulang
kali sy hunjamkan dildo itu ke dlm meqiku. Meqiku terasa berdenyut-denyut menerima
sensasi sex yg diterima dari dildo itu. Nafasku terngah-engah. Rambutku
berantakan dan keringat kembali bercucuran membasahi tubuhku. Sy meremas kudua
buah dadaku dgn gemas sembari terus memacu meqiku dlm dildo itu. Sy ingat waktu
itu dlm tempo waktu lima belas menit bersetubuh dgn dildo dlm posisi tersebut,
sy orgasme kurang lebih lima kali.
Akhirnya
sy berhenti karena lelah. Sy melepaskan dildo itu dari meqiku dan mencopotnya
dari sandaran kursi. Sy membaringkan tubuhku yg lunglai di tempat tidur lalu
tertidur selama 60 menit. Begitu terbangun, sy langsung buru-buru membereskan
kamarku dan membuang bungkusan dildo dan pelumas. Dildo itu sendiri sy cuci
lalu sy bungkus didlm kaos beserta botol pelumas supaya tdk ketahuan orang
tuaku.
Sy
melihat kartu nama si Sanny di tasku. Sempat terlintas ide utk menelepon dia
dan siapa tahu bisa diajak ngesex. Tetapi sy urungkan niat itu karena beresiko
tinggi ketahuan orang tua. Lagipula saat ini sy sedang senang bermain-main dgn
dildo baruku.

Post a Comment